Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan yang sebelumnya tentang Petikan #3 : Perkataan Salaf Tentang Syiah #1
Imam Ahmad menjawab ketika ditanya oleh anaknya :
سألت أبي عن رجل شتم رجلاً من أصحاب النبي صلىالله عليه وسلم فقال ما أراه على الإسلام
Aku bertanya kepada ayahku tentang seseorang yang mencela kepada para sahabat-sahabat Nabi shollallahu alaihi wasallam dan dia (Imam Ahmad) menjawab :
Aku tidak melihatnya diatas Islam
(Assunah, Al Khilal)
Abdurrahman bin Mahdi berkata :
هما ملتان: الجهمية، والرافضة“Dua sosok agama (baru), yaitu Jahmiyah dan Raafidhoh”.
(‘Ammar at Tholiby)
Alqamah Ibnu Qais menyatakan:
لقد غلت هذه الشيعة في علي -رضي الله عنه- كما غلت النصارى في عيسى بن مريم“Syiah sangat berlebihan terhadap Ali Radhiallahu’anhu sebagaimana Nashara berlebihan terhadap terhadap Isa bin Maryam”
(Asunah Abdullah bin Ahmad)
Mis’ar bin Kuddam berkata :
أن مسعر بن كدام لقيه رجل من الرافضة فكلمه بشئ... فقال له مسعر: تنح عني فإنك شيطان“Mis’ar bin Kuddam bertemu seorang syiah Rofidhoh, lalu syiah Rofidho tersebut membicarakan sesuatu dengannya. Lalu berkata Mis’ar :” enyahlah kau, karena kamu adalah syaiton”
(Al Lallilka’i Syarah sunah)





